Kantor Generos Jakarta

Cara Mengetahui Anak Mengalami Speech Delay

Ketika anak mengalami speech delay mereka pasti memberikan tanda-tanda yang dapat dipahami oleh orang tua. Selaku orang tua seharusnya dapat mengetahui gejala ini sedini mungkin.

Secara umum sudah menjadi kebiasaan turun temurun setiap bayi harus melakukan pemeriksaan rutin. Setiap beberapa minggu bayi perlu di cek berat badan dan tinggi badan.

Tetapi pengecekan seperti itu tidak akan bisa mendeteksi bila anak mengalami speech delay. Yang perlu sangat di perhatikan yakni kemampuan berbicara, motorik, emosional dan berfikir.

Cara Mengetahui Anak Mengalami Speech Delay
Cara Mengetahui Anak Mengalami Speech Delay

Tanda-Tanda Anak Mengalami Speech Delay

Sebetulnya ketika kita banyak carauntuk mengetahui anak mengalami speech delay dengan mudah. Karena tanda-tanda muncul dengan kontras sehingga dapat mudah di ketahui jika Anda peka.

1. Terlihat Janggal Pada Usia 12 Sampai 15 Bulan

Pada usia yang masih sekitar 15 bulan seharusnya bayi sudah dapat berbicara namun bicaranya belum begitu jelas. Bayi sering kali mengoceh tidak karuan atau tiba-tiba bisa memanggil ibu atau ayahnya dengan cara yang sangat spontan.

Jika ini terjadi maka bisa diduga anak mengalami speech delay. Maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan cara segera berkonsultasi kepada dokter spesialis.

2. Tidak Pernah Bicara di usia 2 tahun

Secara umum jika diperhatikan pada usia 2 tahun seorang bayi seharusnya selalu riang dan sudah dapat bernyanyi, berbicara dan terlihat aktif. Ini bisa dijadikan tanda untuk mengetahui anak mengalami speech delay dengan cepat.

Namun di usia 2 tahun ini memang balita ketika berbicara tidak terlalu jelas, lebih ke seperti mengoceh sendiri. Tetapi perkataannya sudah mulai dapat di mengerti.

3. Sulit Mengucapkan Kata Dan Kalimat Pendek

Di usia sekitar 3 tahun seharus nya seorang balita sudah dapat berbicara dengan fasih, namun ketika balita dapat berbicara beberapa kalimat pendek juga itu dapat disebut normal.

Namun lain hal ketika si anak sudah berada di umur 3 tahun sudah terlihat seperti pemalu, hanya dapat mengucapkan beberapa macam jenis kata saja. Jika seperti ini segera konsultasi ke dokter dikhawatirkan anak mengalami speech delay tetapi orang tua tidak tau.

4. Sering berbicara tetapi perkataan sulit di mengerti

Terlambat berbicara bukan berarti tidak bisa berbicara. Namun ada hal lain yang menjadi gangguan yaitu dalam penyusunan kata dan kalimat. 

Seperti tidak menyebut huruf r itu juga tidak bisa diartikan sebagai terlambat bicara. Tetapi untuk lebih memastikan di sarankan untuk datang ke dokter.

Dorong Balita agar Selalu Berinteraksi

Sebagai orang tua pasti selalui ingin anaknya memiliki badan sehat selalu dan tidak terjadi gejala apapun yang tidak diinginkan, maka orang tua harus selalu mengajak nya bicara walau sia anak tidak bisa untuk menjawab.

Dorong dengan memberikan apresiasi ketika balita sudah mulai dapat terdorong bicara walau hanya beberapa macam kata ucapan saja. Dengan begitu anak akan bisa termotivasi dan akan bisa untuk terus berusaha mengikuti bicara.

Jika ini diulang terus menerus dengan cara yang rutin, maka balita akan mulai terbiasa berbicara. Biasanya ini menjadi terapi bagi balita.

Bisa juga memberikan permainan seperti puzzle atau permainan lainnya yang membuat nya berfikir. Sehingga dengan begitu kemampuan berfikir bayi bisa terus berkembang.

Memang pada dasarnya perkembangan setiap balita bisa berbeda-beda. ada yang memang kekuatan motorik yang lebih dulu berkembang. Begitu juga sebaliknya. Maka para orang tua harus peka, karena ditakutkan anak mengalami speech delay.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *