Kantor Generos Jakarta

Ini dia Penyebabnya Anak Sulit Bicara

Penyebab anak sulit bicara merupakan sebuah kondisi dimana seharusnya di usia 1 sampai 2 tahun balita sudah bisa berbicara sepatah atau dua patah kata. Namun hal ini tidak terjadi pada balita yang menderita speech delay.

Sebagai orang tua seharusnya Anda dapat peka terhadap pertumbuhan seorang balita, disarankan untuk para orangtua menambah pengetahuan tentang hal ini.

Para orang tua harus memahami speech delay, sehingga ketika hal ini terjadi dapat mengetahui penyebabnya anak sulit bicara dengan akurat.

Penyebab Anak Sulit Bicara

Beberapa Faktor Anak Sulit Bicara

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seorang balita kesulitan bicara, sehingga hanya bisa mengeluarkan ekspresi nya dengan menangis. Namun untuk mengatasi nya bisa di lakukan terapi.

Tetapi jauh sebelum melakukan terapi alangkah lebih baik untuk mencari tau terlebih dahulu mengenai penyebab. Sehingga dapat melakukan terapi sesuai dengan kebutuhan nya, dan orang tua bisa dengan tenang menghadapi penyebab anak sulit untuk bicara.

1. Kelainan Pada Bagian Mulut

Seperti seseorang yang cadel tanpa disadari sebetulnya mereka memiliki kelainan pada bagian lidah, tidak seperti orang pada umumnya. Ketika seorang anak telat bicara bisa jadi karena mengalami kelainan tersebut.

Jika setelah konsultasi ke dokter ternyata memang anak tidak ada kelainan pada organ-organ sekitar mulut. Maka berikan treatment lain dengan cara mencontohkan kata-kata hingga kalimat dengan jelas.

Bisa jadi disebabkan ketika balita usia 1 sampai 2 tahun sulit berbicara karena tidak jelas kata yang di ucapkan orang tuanya. Sehingga menyebabkan kesulitan meniru kalimat atau kata tersebut.

2. Terdapat Gangguan Pendengaran

Selain itu penyebab anak sulit bicara bisa juga di sebabkan oleh gangguan pada pendengaran nya. hal ini bisa terjadi karena ketika seorang balita sulit mendengar maka secara otomatis dia akan sulit meniru kata dan kalimat yang diajarkan.

Menurut para dokter penyebab seseorang tidak bisa bicara biasanya disebabkan oleh kelainan pada pendengaran. Sehingga mereka tidak mengetahui cara pengucapan kalimat. Ini menjadi hipotesis kuat

Solusi bagi tuna rungu dan tuna wicara adalah mengajarkan nya bahasa isyarat, bahasa isyarat hanya mengandalkan indera peraba saja.

3. Kurang Interaksi Dengan Lingkungan

Masalah serius akhir-akhir ini adalah seorang anak yang sudah mampu menggunakan gadget, walaupun masih termasuk balita dan tidak bisa membaca namun sudah bisa mengoperasikan gadget.

Pada hal menjadi faktor penyebab anak sulit bicara, karena ketika sudah nyaman bermain dengan gadget jadi anak tidak bermain dengan lingkungan.

Oleh karena itu kemampuan bicaranya tidak selalu diasah, dan cenderung bermain sendiri. Lebih bahayanya bisa menyebabkan autis.

4. Gangguan Pada Saraf dan Otot

Gangguan Neurologis atau sering secara umum lebih dikenal dengan gangguan pada saraf. Ini bisa saja terjadi pada anak dan menjadi masalah utamanya.

Gangguan neurologis ini tidak hanya menyerang orang dewasa, namun anak usia 1 sampai 2 tahun juga bisa mendapat gangguan ini.

Biasanya terdapat beberapa terapi alternatif yang disarankan oleh para dokter. Seperti balita usia 1 sampai 2 tahun di beri sedotan agar belajar meniup dan menyedot.

Dan kurangi juga penggunaan empeng diduga sering bisa mengurangi gangguan neurologis pada balita usia 1 sampai 3 tahun.

Ketika seorang balita kesulitan bicara Anda sebagai orang tua tidak perlu panik, segera mencari tau sebabnya dan konsultasi ke dokter. Lalu sebagai orang tua di tuntut kepekaan dalam perkembangan balita karena itu bisa mencegah dari penyebab anak sulit bicara.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *